homescontents
homescontents


Repository | STIE SWADAYA



ANALISIS PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PENERIMAAN KAS DAN LAPORAN ARUS KAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PT. PINGGAN EMAS PUSAKA



Description:
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan pada PT. Pinggan Emas Pusaka Head Office di Tebet Jakarta Selatan. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif yaitu menjelaskan dan mengukur tingkat efektivitas sistem akuntansi penerimaan kas yang diterapkan perusahaan dan menilai kinerja keuangan dari rasio laporan arus kas yang terdiri dari rasio arus kas operasi, rasio pengeluaran modal, rasio total hutang, dan rasio arus kas terhadap laba bersih. Serta menilai kinerja keuangan perusahaan dari rasio laporan keuangan neraca dan laba rugi yang terdiri dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas, dan rasio profitabilitas yang terjadi pada tahun 2017-2019. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan-laporan yang dihasilkan oleh cabang perusahaan maupun pusat PT. Pinggan Emas Pusaka selama tiga tahun terakhir (2017-2019) sekaligus menjadi sampel pada penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat efektivitas sistem akuntansi penerimaan kas yang diterapkan PT. Pinggan Emas Pusaka sudah efektif. Namun untuk kinerja keuangan PT. Pinggan Emas Pusaka selama tiga tahun terakhir berada dalam kondisi kurang baik. Pengukuran kinerja keuangan dengan menggunakan rasio arus kas operasi berada dibawah angka 1 yang berarti terdapat kemungkinan perusahaan tidak mampu membayar kewajiban lancarnya menggunakan arus kas operasi. Rasio pengeluaran modal perusahaan yang rendah sehingga perusahaan perlu melakukan pengoptimalan pengeluaran modal yang mereka miliki untuk melakukan investasi dan pembiayaan sehingga dapat menghasilkan arus kas operasi yang lebih besar. Rasio total hutang perusahaan rendah dimana sebaiknya perusahaan mengurangi jumlah hutang karena ketidakcukupan menghasilkan arus kas operasi dalam membayar kewajibannya dapat mengakibatkan kebangkrutan. Rasio arus kas terhadap laba bersih masih berada dibawah angka 1, hal ini menunjukkan kinerja keuangan perusahaan kurang baik. Pengukuran kinerja keuangan dengan menggunakan Rasio likuiditas yang terdiri dari current ratio dan quick ratio tergolong baik tingkat likuiditasnya karena mencapai lebih dari 100% atau 1:1. Rasio solvabilitas yang terdiri dari debt ratio dan debt to equity ratio pada tahun 2017-2019 mengalami fluktuasi, dan masih tergolong baik karena masih dibawah 50% dimana idealnya sebesar 100% atau 1:1. Rasio aktivitas yang terdiri dari total asset turn over dan perputaran persediaan menunjukkan kinerja keuangan perusahaan berdasarkan laporan keuangan pada tahun 2017-2019 dalam keadaan kurang baik. Rasio profitabilitas yang terdiri dari dari Return on Investment, Net Profit Margin, dan Gross Profit Margin terlihat mengalami penurunan mulai dari tahun 2017-2019. Hal ini menunjukkan perusahaan belum mampu menghasilkan laba dengan baik.

URL:
https://mail.alfufauzan.my.id/uploads/Muhammad_Soleh_16530015_(_BAB_I,II,III_)1.pdf

Type:
SKRIPSI

Document:
Program Studi S1 Akuntansi

Date:
01-09-2020

Author:
Muhammad Soleh_16530015